Friday, November 25, 2005

Sajak-Sajak Tengah Malam 2

Masihkah 1

pada seonggok mata hampa yang tergambar di tembok-tembok kota, kutorehkan airmata yang menyimpan kepingan tanya :
" masihkah darah pujangga menetes di Jalan-Jalan Cinta ?"


bdg, 20 nov '05


Masihkah 2

bermain Rindu dalam labirin sunyi, membuatku terkapar sendu di antara nafas-nafas yang pergi, tersendat menghirup asap takdir yang menyeret ke titik akhir, hingga jasad mengusang terbujur tanpa regang.
terbata-bata lidahku mengeja Cinta, saksikan marut sunyi yang tergolek di ujung senja. di sini, di depan mata. dan di sini, di kota tak bernyawa.

dan tapakku terus menjejak di atas padang yang hilang detak, jumpai malaikat maut yang menanti di ujung kedut.
" masihkah jiwa pujangga merintih tersekat oleh lumpur pekat ? pergilah, pergilah. antarkan airmata ini kepada Penjaga Malam, "
lembut bisik sang malaikat dengan manik matanya yang menatap lekat.


bdg, 21 nov '05



Masihkah 3

aku bertanya pada hud-hud yang terbang ke Istana Raja, labirin bola matanya berceloteh tentang kematian yang tlah banyak dilupakan.
" wahai kau, hud-hud. masihkah ada detikku tuk luluh bersimpuh dalam jiwa yang lumpuh ? sementara kematian tlah berulang datang menyapa dengan senyum penuh gemintang di wajahnya ?"

sang hud-hud hanya terdiam, namun rembulan di matanya menyiratkan milyaran jawaban
: " Muutu qabla anta muutu "

lalu ia pun terbang lanjutkan perjalanan...


bdg, 23 nov '05

1 Comments:

Anonymous roofer said...

What IF ... Find me a roofer Today.. If you are having problems with your roof. Look no more.. Visit us at http://rooferss.com and get the information aboutroofer.. If you cant find what you need go to http;/contractorr.com ..

8:51 AM  

Post a Comment

<< Home