Monday, July 25, 2005

lukisan senyum di langit malam

semalam cahya rembulan melukis senyum kekasih-Mu, Tuhan, di antara lelangit gulita yang tlah pergi tinggalkan senja. menggigil tubuhku dicumbu pemandangan itu, yang entah kapan Kau izinkan aku tuk menyaksikannya lagi dalam sisa-sisa nafasku.
keping-keping jiwaku Kau obati dengan sholawat para malaikat, bersenandung merdu mengelilingi ka'bah langit tanpa henti. ku tak sadarkan diri dalam gelaran sajadah tuaku, yang menyimpan lautan misteri. hanyut dalam denyut arsy cinta-Mu, hingga lenyap segala benci.

raihlah aku selalu dalam dekap lembut-Mu, ya ilahi, yang menggetarkan dawai-dawai hati. dan bawalah aku ke tempat para perindu-Mu, yang berenang-renang di telaga cinta abadi.


bdg, 25 juli '05
05.31

0 Comments:

Post a Comment

<< Home