Monday, July 18, 2005

kulihat matanya membasah

kulihat matanya membasah, menetes di sajadah, hingga lantai gelisah
palung-palung kalbu berderu sendu, menyapa rindu, di malam beku
merekat keping-keping hatimu, yang dulu pernah koyak, ditelan pilu

kulihat matanya membasah, menetes di sajadah, hingga lantai gelisah

bergetar semesta dikecup doa, menyapa jantung yang terluka, ditelan pusaran lara
airmatanya bagai mutiara, berenang di telaga cinta, mengetuk pintu sidratul muntaha


bdg, 16 juli '05

0 Comments:

Post a Comment

<< Home