Tuesday, July 26, 2005

di Tandus Sahara

engkau tertatih di antara puing Rindu, memungut tetes-tetes penyegar kalbu, satu satu. tandus sahara kian menyengat, menggeliat-geliat di antara tapak penat. sepercik air bagai tabu hadir, mencabik tanpa luka jiwa dahaga.

malam berlalu tanpa kata, siang beranjak menyapa senja. kau lukis impi tanpa mimpi, dan merindu Cinta di pintu kalbu. di balik tabir kau sapa Rindu, luluhkan langit hingga menderit-derit. butiran doamu terlukis di langit gulita, bagai permata menyapa airmata. luruhkan bintang-bintang dan rembulan malam, dan hanyutkan simurgh dalam Sang Dekapan.

lalu semua pun menyatu. tinggal Satu.


bdg, 26 juli '05
02.52

1 Comments:

Blogger Neisya Punya Hati said...

Terima Kasih, Sangat Bermanfaat Sekali. Oya Kang, saya punya banyak sekali koleksi Emban Perak | Emban Cincin | Emban Akik | Emban Titanium | Cincin Perak | Cincin Akik | Gagang Cincin | Terima Kasih atas Kunjungannya. Salam Persaudaraan dari saya.

10:38 AM  

Post a Comment

<< Home