Thursday, May 05, 2005

Huwa 5


setiap nafas naik dan turun mengagungkan-Nya
tetes air naik menguap dan turun menjadi hujan pun karena memuji-Nya

gemericik cantik air sungai bertasbih merdu
diiringi petik dawai desiran angin menggelepar bertahlil Rindu
berputar, melompat, melangkah kanan dan kiri, asyik menari dengan Sang Kekasih di Istana Qalbu

dan, mangkuk nun pun berseru :

" Huwa l-Awwalu wal-Akhiru, Huwa dz-Dzohiru wa-l Bathinu... "


bdg, mei '05

0 Comments:

Post a Comment

<< Home