Tuesday, May 31, 2005

Air Mata sang Hamba

air mata sungai mengalir sejuk di antara bebatuan dan hijau dedaunan
sebagian lembut merembes ke dalam coklatnya tanah dan sebagian melanjutkan perjalanan isra'nya
menuruni perbukitan dan pegunungan, berkelok-kelok indah mengukir untaian mutiara Tuhan

sementara kepak lembut burung-burung di antara dedahanan pinus dan cemara
bernyanyi bersahutan di bawah canda mentari dan kapas-kapas awan di kanvas cakrawala
senandung tasbih alam yang begitu indah, mendamaikan setiap lara jiwa yang gundah

dan titik air mata itu bagai butiran mutiara yang menghias jiwa sang hamba


bdg, 28 mei '05

0 Comments:

Post a Comment

<< Home