Wednesday, April 20, 2005

Yang Kuinginkan


di tengah heningnya malam
di semilirnya bayu nan tersulam
di bawah lampu nan temaram
di kaki langit nan kelam
getar bibirku lemah bergumam...

duhai Tuhanku...
terasa sepi menggigit qalbuku
dalam gelap asa nan pilu
dalam hingar-bingar nan semu
kutersungkur di hadapan-Mu

duhai Tuhanku...
mengapakah dengan diriku
yang terasa begitu sendu
dalam gelak tawa nan semu
dalam senyum canda nan bisu
saat sebuah nyawa meregang kaku

di sini, di sudut qalbuku
pedih... bagai disayat sembilu

duhai Tuhanku...
terasa sesuatu telah hilang
bagai terbang ke alam 'adam
ketika lautan hawa menerjang dan menelan
kurasakan penatku tak lagi tertahan...

duhai Tuhanku...
biarlah mereka tertawa
biarlah mereka anggap aku gila
karena ku sedang mabuk Asmara
bagai Srikandi berperang di medan Kurusetra
kulawan segala sakit dan dusta di jiwa
bagai panah Cinta sang Arjuna menancap di dada
kucoba nikmati semua kepalsuan dunia

duhai Tuhanku...
Engkau Zat yang Satu kan selamanya satu
aku tak mau selamanya tenggelam dalam samudera cinta palsu
aku tak mau selamanya tenggelam dalam menduakan-Mu
aku tak ingin lagi larut dalam semua yang semu

yang kuinginkan di sisa-sisa hidupku hanyalah satu :
menatap Bening Telaga Mata-Mu...


medio april '05

0 Comments:

Post a Comment

<< Home