Thursday, April 21, 2005

Hancur Tak Bersisa


mawar pagi...
sungguh cantik memikat hati
anggun semerbak namun penuh duri
seolah menyimpan berjuta arti
rahasia semesta setiap diri

mawar pagi...
jangan biarkan tangkaimu lunglai
jangan biarkan kelopakmu hilang tanpa semai
menarilah engkau bagai rumi yang fana diri
menarilah bagai hilir bayu yang tiada henti

mawar pagi...
anggunmu tertata penuh syar'i
menggelinjang lembut hingga ke relung sukma
berjalan menembus segala makna
mengarungi samudera cakrawala tak terkata
hingga titik pun lenyap tiada...

meleleh... melebur... hancur... tak bersisa...


bdg, 21 april 2005

0 Comments:

Post a Comment

<< Home