Friday, December 10, 2004

mencari al-Buruj


demi sebuah perjalanan
tidaklah hanya berdiam di satu tempat
berpindah mengikuti Aturan
dari Sang Maha Pengatur Jalan

di setiap perjalanan
kutemukan banyak sekali jebakan
ada kalanya kulewati dengan kemudahan
namun seringnya kulewati dengan kepayahan
bahkan terperosok ke dalamnya dengan penuh bilur luka di badan

perjalanan penuh jebakan
tipuan hawa nafsu dan bisikan halus syetan

selamatlah bila lulus dalam Ujian
maka naiklah sang maqam keimanan
namun ada kalanya kesabaran tak tertanamkan
sehingga keluhan dan kesalan semata yang kurasakan
terperosoklah aku ke dalam jebakan
dan gagallah aku dalam Ujian

bintang-bintang lambang Penerang
bertaburan di langit malam
tersesat jalan carilah bintang
maka Dia-lah Yang 'kan Mengarahkan

bintang-bintang pun lambang Nur Iman
bertaburan di pekatnya gulita malam
namun jumlahnya tiada seberapa
dibandingkan dengan luasnya langit gulita
menunjukkan jumlah hamba-hamba-Nya yang memiliki Nur Iman sesungguhnya
iman bukanlah dalam pikiran
namun iman itu dalam qalbu Dia tanamkan

nur iman itu bagai bintang, yang menerangi gelapnya langit malam

berjalan di Jalan Al-Mu'min, butuh Pelita Al-Mu'min dalam dada Al-Mu'minin

ku harus waspada diri
dalam menafsirkan segala fenomena ini
agar ku makin bertaqarrub hati
dalam hening jiwa mencari Arti

berjalanlah, wahai diriku, dengan perjalanan yang sesungguhnya
berjalanlah dengan latihan yang sebenarnya
asahlah rasamu di setiap sudut hina jiwa
asahlah cintamu dalam keping-keping hati yang terluka
agar tegar mengarungi lembah curam dan gunung terjal di depan mata

ah, titik ajalku pun hampir tiba
ku harus bersegera...


bandung, medio desember '04

0 Comments:

Post a Comment

<< Home