Wednesday, April 18, 2001

ketika kudekap semerbak


malam ini jasadku sendiri
hening namun tiada sunyi
desah semilir angin pagi
lembut mengusik dinding hati
gaung pelita mungil ini
masih setia menemani diri

adakah diri itu kan lenyap, setelah DIRI itu hadir meski hanya sekejap ?
adakah deru ombak rindu kan senyap, ditelan sapa gelombang yang mendekap ?

Sholla alaikallah, wahai Muhammad
izinkan semerbakmu selalu kukecap


bdg,18 April '01

0 Comments:

Post a Comment

<< Home